Senin, 12 Desember 2011
Comment pada: Elegi Jebakan Filsafat
Ketika
mempelajari filsafat memang mahasiswa banyak yang terjebak mempelajari
filsafat hanya sebagai sebuah kewajiban untuk memenuhi SKS atau sekedar
memperoleh nilai. Tetapi, sebenarnya ketika mempelajari filsafat,
terutama ketika membaca elegi-elegi yang Bapak tulis, justru membuka
pandangan kita jika mahasiswa menyadarinya. Meskipun, kadang saya
pribadi pun salah mengartikan apa yang telah tertulis dalam elegi.
Tetapi sebenarnya ketika saya salah pun saya sudah mencoba untuk
'berfilsafat' yaitu paham fallibsm. Keanekaragaman pemaham terhadap
elegi adalah sebuah proses analogi yang dilakukan sesuai dengan ruang
dan waktunya. Setiap orang akan memiliki pandangan yang berbeda tapi itu
semata-mata sebagai bentuk dari pengembangan 'ilmu' yang telah
terbentuk pada masing-masing sesuai dengan kemampuannya menyadari
dimensi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar