Senin, 12 Desember 2011
Comment pada: Elegi Menggapai Bicara
Andai
kita dapat memahami bahasa-bahasa dari semua obyek yang ada dan yang
mungkin ada mungkin kehidupan di dunia ini akan lebih harmoni. Manusia
akan lebih bijak memperlakukan alam yang selama ini telah berbicara
melalui gempa, tanah longsor, banjir, dsb. Pemimpin-pemimpin di seluruh
negeri lebih bijak dalam mensejahterakan rakyat yang sedang dipimpinnya
maka tiada lagi perang saudara, kelaparan, kemiskinan, demonstrasi
membabibuta, korupsi, dsb. Guru akan lebih banyak memberi kesempatan
kepada siswa-siswanya untuk mendapatkan ilmunya dan dunianya dalam
belajar maka tidak ada lagi perdebatan sengit tentang UN yang tiada
habisnya, tidak ada lagi kasus contek masal, siswa tidak naek kelas,
putus sekolah, dsb. Sayangnya pikiran-pikiran yang menjadi batas dari
bahasa-bahasa tersebut terlalu terbatas untuk dapat memahami
fenomena-fenomena yang ada yang mungkin ada.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar