Senin, 12 Desember 2011

Comment pada: Elegi Menggapai Mengada dan Pengada

Sesuatu disebut ada apabila telah mengada dan menjadi pengada. Tidak mungkin berdiri sendiri. Ketika tidak menjadi pengada maka ia tidak mengada, dan rasanya mustahil menjadi ada.
Seorang siswa yang merasa sudah pintar dalam matematika misalnya, kalau ia menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk tidak lagi perlu belajar matematika, maka siswa tersebut tidak akan lagi berusaha untuk belajar, dan karenanya bisa dipastikan dia tidak akan lagi menjadi siswa yang pintar. Salah satu alasan mengembangan diri dan ilmu adalah dengan rasa penasaran atau dalam hal ini keinginan untuk menjadi pengada yang diwujudkan dalam mengadakan pengembangan diri dan ilmu itu sehingga menjadi ada pengembangan diri dan ilmu itu sendiri. Sangat disayangkan ketika kita hanya berada pada kondisi yang stagnan, padahal salah satu kebutuhan kita adalah kebutuhan untuk aktualisasi diri. October 9, 2011 7:49 AM

Tidak ada komentar: