Senin, 12 Desember 2011
Comment pada: Elegi Menggapai Paradoks Tukang Cukur
Tukang
cukur yang hanya mencukur orang yang tidak mencukur sendiri. Kalau
tukang cukur sendiri itu mencukur dirinya sendiri maka dia telah
termakan oleh mitosnya sendiri. Tetapi siapa yang akan mencukurkannya?
apakah tukang cukur yang lain? lalu bagaimana kalau tukang cukur itu
hanya satu-satunya tukang cukur? Mungkin ia seharusnya membiarkan
rambutnya panjang tanpa dicukur, atau dengan sangat terpaksa ia mencukur
rambutnya sendiri. Ketika menghadapi permasalahan prinsip hidup kita
terbentur oleh keadaan-keadaan yang tidak sesuai dengan prinsip awal
kita, itu menjadi dilema besar dalam hidup. Tetapi, yakinlah bahwa Tuhan
selalu memberikan masalah sepaket dengan penyelesaiannya, tinggal
bagaimana manusia itu menerima paketan itu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar