Senin, 12 Desember 2011
Comment pada: Elegi Seorang Hamba Menggapai Keputusan
Pembelajaran
matematika yang sesungguhnya adalah bagaimana siswa belajar dengan
merasakan pengalaman menyentuh matematika sendiri. Pembelajaran
matematika bukanlah apa yang yang diberikan kepada siswa, bukan apa yang
guru lakukan, bukan materi apa yang diajarkan oleh guru kepada siswa.
Pembelajaran yang memberikan kesempatan siswa untuk berpikir sesuai
dengan kemampuannya, menyelesaikan masalah dengan dimulai dengan
mengenal masalah itu sendiri, mengembangkan pikiran yang konvergen
maupun divergen, mengakomodasi siswa untuk merasakan apa itu matematika
dan untuk apa itu matematika akan menjadikan pembelajaran itu bermakna
bagi siswa. Siswa bebas berpendapat, bebas memberi jawaban
masalah-masalah terbuka, bebas mengembangkan cara-cara yang mampu
dipikirkannya, dsb. Dengan menjadikan pembelajaran tersebut menyenangkan
bagi siswa, saya yakin matematika tidak lagi menjadi momok bagi siswa.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar